Berita  

Tonjong Dilanda Bencana Banjir Bandang

PORTAL PANTURA – Kecamatan Tonjong dilanda bencana banjir bandang pada Rabu 16 Maret 2022 lalu.

Banjir bandang terjadi akibat Sungai Prupuk dan Sungai Kalong yang melintas di kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Tegal itu meluap.

Luapan air sungai mengakibatkan banjir bandang yang menerjang pemukiman penduduk, infrastruktur, dan lahan pertanian.

Banjir bandang sendiri terjadi usai turuh hujan deras mulai pukul 13,00 WIB sampai dengan 16.00 WIB.

Dampak banjir bandang dirasakan warga di 3 Desa di kecamatan Tonjong seperti Desa Kutamendala, Purbayasa, Karangjongkeng, dan Linggapura.

Dampak paling parah terjadi di Desa Kutamendala. Di desa tersebut setidaknya ada 7 rumah rusak berat, beberapa diantaranya hanyut terbawa arus sungai.

Di Desa Karangjongkeng, banjir bandang menghanyutkan dua kandang kambing beserta isinya. Akibatnya, peternak menderita puluhan juta rupiah.

Di Desa Purbayasa, 17 rumah warga terendam limpasan air Sungai Prupuk. Materian limpasan berupa lumpur mengotori rumah warga dan jalan raya.

Selain itu jalan desa juga rusak tergerus air sungai yang berubah arah dan merusak hektaran sawah siap panen.

Di Desa Watujaya, sebuah warung milik kepala desa setempat rusak akibat air Sungapi Prupuk yang limpas.

Jalan penghubung Kecamatan Tonjong dan Kecamatan Sirampog putus akibat banjir bandang Sungai Kalong yang melintas di desa tersebut.

Mobilitas warga terganggun karena jalan tidak bisa dilalui kendaraan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes Nursy Mansur mengatakan, banjir bandang di Kecamatan Tonjong lebih parah dibanding dengan Bumiayu.

“Dampak kerusakanya ternyata lebih parah dibandng dengan peristia kemarin di Bumiayu,” kata Nursy, Kamis 17 Maret 2022 di Kutamendala, Tonjong, Brebes.

Ia mengatakan, banjir bandang Sungai Prupuk merupakan akumulas kerusakan-kerusakan yang ada di daerah hulu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status