Berita  

Lantaran Tak Terprovokasi, Orasi Pendemo di Tegal Makin Mengelegar

Aksi damai yang dilakukan para pedagang kaki lima di Tegal menuntut dibongkarnya portal penutup jalan di kawasan Alun-alun hingga Taman Pancasila Kota Tegal

PORTAL PANTURA – Kota Tegal, banyak orang yang tahu akan kemegahaan kota ini justru dari berbagai media sosial, seperti di kawasan Alun -alun hingga Jalan Taman Pancasila, pasalnya tidak sedikit dari masyarakat Kota Tegal memanfaatkan kemegahaan kawasan ini untuk berselfi ria atau swa foto.

Sehingga wajar, bila kota Tegal dengan sejumlah pesona bangunan peninggalan jaman Belanda dan sederet lampu hias menjadi daya tarik bagi pesona para wisatawan lokal hingga selebritis Media Sosial (Medsos) untuk berpose bersama.

Dan Rabu 23 Maret 2022 siang para pedagang kaki lima yang tergabung dalam Tegal bersatu pukul 11.00  Wib dengan membawa berbagai poster dan atribut berduka hingga keranda mendatangi Balai Kota guna menemui untuk melakukan diskusi dengan Wali Kota Tegal

Meskipun gagal menemui Wali Kota dikarenakan sedang berada di luar kota,  para pendemo ini tetap melakukan orasi tanpa gentar dihadapan barisan petugas dan awak media Kota Tegal yang melakukan peliputan aksi damai.

Eri Sujono aktivis LSM Abang Tidar dalam orasinya meminta Pemerintah Kota Tegal tidak lagi melakukan penutupan di kawasan alun-alun yang banyak merugikan para pelaku usaha.

Eri juga menegaskan, agar para pedagang yang terdampak tergusur saat pelaksanaan pembangunan kawasan Taman Pancasila segera mendapatkan lokasi untuk berdagang, pasalnya telah berjalan satu tahun lebih para pedagang tersebut tak bisa berjualan karena lapak usahanya telah dibongkar.

” Kami akan terus melakukan aksi ini, sampai mendapatkan kesepakatan untuk dibongkarnya portal penutup jalan sekaligus menutup warga Kota Tegal sebagai Pelaku Usaha” tegasnya dari atas kendaraan Pick Up yang digunakan sebagai mimbar orasi.

Sempat terjadi kericuhan, namun tak berlangsung lama pasalnya dari awal aksi demo dilakukan merupakan aksi damai bukan untuk mencari kericuhan, sehingga dengan cepat kondisi kembali kondusif dan orasi kembali mengelegar.

Bahkan, Fauzan Jamal Aktivis Tegal Bersatu dalam orasinya meminta agar aksi tetap dilakukan secara damai dan tidak terprovokasi untuk melakukan keributan atau kericuhan, pasalnya bila terpancing dapat menodai jalannya aksi damai.

Dirinya juga berjanji akan datang kembali untuk menemui Wali Kota Tegal dan meminta dengan tegas untuk membongkar portal penutup akses jalan yang menghalangi pelaku usaha mencari nafkah sekaligus mempertanyakan nasib pedagang kaki lima yang lokasi usahanya telah dibongkar untuk dijadikan kawasan Taman Pancasila. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status