Berita  

Minimalisir Tanah Gerak, Drainase di Cilibur Paguyangan Dilapisi Terpal Plastik

PORTAL PANTURA – Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Brebes Posko Bumiayu melapisi drainase air dengan terpal plastik di Desa Cilibur Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes, Kamis-Jumat (24-25/3/22). Pelapisan drainase bertujuan untuk meminimalisir bencana tanah gerak susulan.

Perlu diketahui, pelapisan dilakukan sebagai penanganan pasca terjadinya bencana tanah gerak pada Jumat (18/3/22) lalu. Bencana ini mengakibatkan ada 45 rumah rusak dengan 35 rumah rusak berat dengan 6 diantaranya terpaksa dibongkar karena rawan roboh.

Ketua Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Brebes Posko Bumiayu Budi Sujatmiko mengatakan, pelapisan drainase menggunakan terpal bertujuan untuk mengalihkan aliran air.

“Tujuannya agar airnya tidak masuk ke retakan tanah untuk mengurangi pergerakan tanah. Selain itu bisa mempercepat air lewat,” katanya kepada Portal Pantura.

Ia menjelaskan titik pelapisan drainase akan dilakukan pada dua jalur air. Semuanya merupakan drainase lingkungan warga.

“Yang pertama kita lapisi terpal sepanjang 48 meter dan kedua 50 meter. Ini drainase lingkungan, tapi airnya lumayan besar dan tidak pernah berhenti ( ada aliran terus) walaupun musim kemarau,” ungkap dia.

Budi optimis, pelapisan terpal dilakukan akan cukup efektif meminimalisir bencana. Alasannya berdasarkan letak, drainase air berada di tengah lokasi bencana.

“Drainase ini membelah lokasi tanah bergerak, jadi sangat mengurangi potensi bencana,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status