Jalan Poros Desa Cinanas Bantarkawung Nyaris Putus, Aktivitas Puluhan KK Terganggu

Puluhan Kepala Keluarga Terisolir

PORTAL PANTURA – Jalan penghubung Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung – Desa Kedungoleng Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes terpantau putus, Senin (28/3/22). Jalan poros desa tersebut nyaris putus mengakibatkan puluhan KK terisolir.

Kondisi ruas jalan tinggal menyisakan setengah meter aspal dari sebelumnya 3 meter. Sebagian besar ruas tersebut gugur, karena dihantam arus sungai Kuya di bawah jalan.

Kepala Desa Cinanas Hensika Sindi Setiawan mengatakan, banjir sungai Kuya Desa Cinanas menggerus tebing jalan sepanjang 22 meter dengan ketinggian 2 meter. Akibatnya, jembatan sungai Kuya longsor dengan dimensi tinggi 4 meter.

“Aspal jalan sekaligus tebing semuanya terbawa banjir. Meski tebing landai, tapi jalan mengisolir warga,” ujarnya.

Ia menuturkan, akibat jalan putus ada 34 KK di Dukuh Karangbenda Desa Cinanas terisolir. Hal ini menyebabkan aktivitas warga terganggu.

“Aktivitas seperti anak yang masih sekolah terganggu mas. Mereka rata-rata bersekolah di Dukuh Muara yang harus melewati jalan tersebut,” katanya.

Putusnya jalan sebenarnya sudah rusak sejak 2020 silam. Namun baru pada 2022 lalu, kondisi jalan semakin parah karena terhantam banjir.

“Pihak desa sebenarnya sudah sejak 2020 telah mengajukan perbaikan. Namun hingga saat ini belum ada realisasi minimal bantuan kedaruratan,” terang Henski.

Selain jalan, pilar Jembatan Sungai Kuya menghubungkan Desa Cinanas dengan Desa Kedungoleng juga rusak. Pihak desa bersama warga terpaksa menggunakan jembatan darurat supaya dapat dilewati.

“Kami terpaksa menggunakan jembatan darurat kayu yang rentan rapuh. Kami meminta pemkab memperhatikan kondisi ini,” tuturnya.

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status