Temui Aksi Damai Tegal Bersatu, Ketua DPRD Kota Tegal Akan Jembatani Pertemuan dengan Wali Kota

Ketua DPRD Berjanji akan menjembatani pertemuan dengan Wali Kota dengan Pedagang Kaki Lima (Tegal Bersatu)

Ketua DPRD Kota Tegal saat Temui para pengunjuk rasa yang tergabung dalam Tegal Bersatu (dok/ist)

PORTAL PANTURA – Aksi Damai pedagang kali lima (PKL) yang tergabung dalam Gerakan Tegal Bersatu di Balaikota Tegal terkait keberadaan portal penutup jalan di kawasan Alun-alun kembali terulang, namun dalam aksi yang dimulai Senin, 28 Maret 2022 sejak pagi pukul 9.00 wib kembali gagal menemui Wali Kota Tegal.

Pasalnya didapat informasi Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono berada di Gedung DPRD mengikuti rapat paripurna, mendapat informasi tersebut para pelaku aksi damai bergeser ke gedung DPRD.

Sayang daat aksi masih konvoi dalam perjalanan ke Gedung DPRD Tegal, Wali Kota justru telah meninggalkan gedung DPRD, sehingga aksi damai yang berlanjut ke Gedung DPRD gagal menemui Wali Kota Tegal.

Namun, aksi damai yang berlangsung tersebut mendapat sambutan Ketua DPRD Tegal dengan menerima 10 orang perwakilan dari aksi damai untuk melakukan diskusi di ruang DPRD.

Dari hasil pertemuan, Ketua DPRD Kusnendro ST. saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa pihaknya akan menjembatani pertemuan antara Gerakan Tegal Bersatu dengan Wali Kota Tegal.

Dan Dirinya, meminta agar bersama-sama menjaga suasana kondusif selama bulan suci ramadhan yang tak lama lagi akan dirayakan seluruh umat Islam di dunia.

Hal tersebut menurut, Bulan Suci merupakan bulan yang baik dan sangat dinantikan umat Islam di Kota Tegal maupun wilayah lainnya sehingga terkait pertemuan tetap akan dijembatani agar kondusif.

” Kami setelah berdiskusi menyepakati akan menjembatani para aktivis untuk bertemu dengan Wali Kota, tetapi kami juga mengajak semua unsur masyarakat untuk menjaga suasana selama Bulan Suci Ramadhan yang akan Tiba” tegasnya di ruang tamu Ketua DPRD

Sedangkan Atik Owner atau pemilik Atik Fashion di Kawasan Alun Alun, kepada awak media menyampaikan, bahwa dengan adanya portal alun alun setiap menjelang sore, pendapatannya semakin menurun dan Dirinya berharap pertemuan dengan Wali Kota menjadi titik terang.

” Kami berharap dapat menyampaikan langsung keluhan para pelaku usaha dikawasan alun-alun termasuk Saya, pasalnya bila pertemuan ini tidak menghasilkan keputusan maka Kami akan lanjut melakukan aksi di Istana Presiden” jelasnya ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status