Berita  

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Brebes Hj Nur Bintang Tinjau Lokasi Puting Beliung Kalinusu

PortalPantura.com, Brebes – Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Hj Nur Bintang tinjau lokasi puting beliung di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Jumat (25/9/2021).

Ia datang bersama dengan rombongan langsung menuju lokasi bencana alam tersebut, lokasi pertama yang dituju yaitu Dukuh Karanganyar.

“Saya prihatin dengan peristiwa ini, meskipun kita tidak bisa memprediksi datangnya bencana,” kata Hj Nur Bintang.

Saat dilokasi, Bintang melihat banyak rumah warga yang rusak akibat disapu angin puting beliung tersebut sehingga memerlukan uluran tangan dari para dermawan.

Menurut Bintang, saat ini yang dibutuhkan warga adalah material bangunan seperti asbes, genteng, dan material lainya.

Rencanaya pihaknya akan menyalurkan bantuan kepada warga yang yang rumahnya rusak akibat terjangan puting beliung itu.

Bintang mengajak semua orang untuk bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan, karena itu bentuk empati sesama warga bangsa.

“Mari kita saling bahu-membahu semampu kita,” ajak Bintang.

Ia juga meminta warga untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana, mengingat saat ini sudah sering terjadi turun hujan dan angin kencang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Angin kencang yang melanda Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Jumat (24/9/2021) sore menyapu puluhan bangunan di desa tersebut.

Setidaknya dilaporkan terdapat tujuh rumah mengalami rusak berat, sedangkan 22 rumah lainya mengalami rusak ringan.

Satu tempat ibadah juga dilaporkan mengalami kerusakan, sementara satu rumah milik warga tertimpa pohon yang tumbang akibat tidak dapat manahan angin kencang.

Rumah-rumah yang mengalami kerusakan tersebut berada di Dukuh Karanganyar dan Krajan.

Satgas Penanggulangan Bencana (PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes Pos Bumiayu yang datang kelokasi kejadian langsung mengevakuasi material rumah warga yang rusak.

Danramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes, Kapten Armed Jupriadi menjelaskan, sebelum kejadian terjadi hujan dengan intensitas sedang disertai petir dan gumpalan es pada pukul 15.30 WIB sampai dengan 16.00 WIB.

Aparat TNI, Polri, BPBD, dan Perangkat Desa perangkat terus melakukan inventarisir kerugian.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, warga dihimbau agar lebih waspada dan secepatnya mengungsi ke tempat yang lebih aman jika terjadi perubahan cuaca yang ekstrim.

“Kita juga menghimbau agar warga kedepannya mengurangi cabang-cabang pohon di sekitar pekarangan rumah agar tidak patah dan bahkan batangnya roboh saat angin besar terjadi,” pungkas Danramil.

(Yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status