Bupati Tegal Minta Karang Taruna Kawal Program Desa Merdeka Sampah

PORTAL PANTURA – “Sepi ing pamrih, rame ing gawe” Sepi artinya tidak mengharapkan imbalan atau balasan namun tetap sungguh-sungguh dalam bekerja.

Pepatah jawa tersebut menurut Bupati Tegal sangat tepat digunakan untuk menggambarkan semangat lembaga relawan pemuda Karang Taruna.

Untuk itu Bupati Tegal Umi Azizah meminta pemuda Karang Taruna ikut mengawal pelaksanaan Program Desa Merdeka Sampah.

Iklan

Hal ini saat menghadiri acara puncak Bulan Bakti Karang Taruna Kabupaten Tegal 2022 di Alun-Alun Hanggawana Slawi beberapa hari lalu.

Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda.

Baca Juga:  Peringati Hari Disabilitas Internasional, Desa Pesarean Tegal Pawai Jalan Sehat

Tidak ada satu pun penduduk yang tidak memproduksi sampah, tinggal bagaimana menumbuhkan kesadaran, kepedulian dan tanggung jawab untuk membuang, menempatkan dan memilah sampahnya dengan benar.

Pemuda Karang Taruna harus berada di garda terdepan mengampanyekan gerakan Desa Merdeka Sampah, menjadi agen perubahan perilaku hidup bersih dan sehat tanpa sampah,

Selain ikut terjun langsung dalam pengelolaan sampah baik melalui kegiatan bank sampah, edukasi persampahan hingga mendorong pemerintah desanya untuk menciptakan aturan bersama.

“Di momen yang sama tahun depan saya bisa berikan penghargaan kepada Karang Taruna desa terbaik yang berkontribusi nyata menanggulangi sampah di wilayahnya,” jelasnya di acara peringatan ulang tahun ke-62 Karang Taruna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *