Berita  

Wakil Bupati Brebes Bantah Brebes Miskin Ekstrem

Ilustrasi Miskin. Foto: Hitesh Choudhary / Pexels.

PortalPantura.com, Brebes – Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH membantah kalau Kabupaten Brebes miskin ekstrem. Narjo mensinyalir adanya kekeliruan data yang asal comot.

Pernyataan tersebut dilotarkanya saat memberikan pembinaan kepada anggota Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) di rumah makan Kampung Sawah, Dukuhwaru, Tegal, Sabtu (2/10/2021).

Dalam pembagian dana sosial misalnya, Narjo melihat data dari pusat belum sinkron dengan kondisi riil di masyarakat. Sehingga sering ditemui, orang kelas menengah ke atas masih ada yang menerima bantuan dari pemerintah.

Kata Narjo, lebih baik di bilang miskin tapi atas jerih payah sendiri. Daripada terlihat kaya tetapi kekayaan tersebut didapatkan dari hasil korupsi.

Pemkab Brebes, lanjutnya, tengah memetakan desa-desa yang masuk kategori miskin ekstrem. Pemetaan dilakukan di 5 kecamatan yakni Kecamatan Larangan, Losari, Bulakamba, Bantarkawung, dan Ketanggungan.

Intervensi dilakukan dengan indikator dari banyaknya warga miskin yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Indeks Desa Membangun (IDM).

Namun sejauh ini Pemkab Brebes sudah melakukan berbagai upaya penanganan kemiskinan. Penanganan itu di antaranya program padat karya proyek APBD senilai Rp 216 miliar.

Dari pemerintah pusat juga sudah banyak seperti BPNT, PKH dan lainnya. Gerakan Satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satu Desa Dampingan juga sudah dilakukan. Termasuk dana desa juga bisa dialokasikan untuk pengentasan kemiskinan.

Ketua PP Fatayat NU Juga Bantah Brebes Miskin Ekstrim

Penulis: Yudhi Prasetyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status