Pertanyaan-pertanyaan ini menunjukkan upaya untuk tetap terhubung dengan orang yang telah meninggal melalui metode yang tidak biasa.
Ini menunjukkan bahwa komunikasi tidak selalu terdiri dari kata-kata; kadang-kadang isyarat dan simbol nonverbal dapat berbicara lebih banyak.
Selain itu, lirik “Kangennya masih ada di setiap waktu, kadang aku menangis bila aku perlu” menunjukkan bagaimana perasaan kehilangan tetap ada dalam kehidupan sehari-hari.
Tapi, “Tapi aku sekarang lebih lucu, jadilah menyenangkan s’perti katamu”, menunjukkan upaya untuk menemukan kebahagiaan dan keceriaan juga.
Ini menunjukkan bahwa ada upaya untuk menjalani hidup dengan optimisme dan sukacita meskipun ada rasa sakit dan kesedihan.
Secara keseluruhan dapat disimpukan, lagu Sal Priadi “Gala Bunga Matahari” memiliki arti bagaimana musik dapat berfungsi sebagai alat yang kuat untuk berkomunikasi.
Lagu ini memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan-pesan emosional yang kompleks dan mendalam melalui lirik dan melodinya, yang mampu menghubungkan pendengarnya dengan perasaan yang sama yang berkaitan dengan kehilangan, cinta, dan harapan.
Ini menunjukkan bahwa komunikasi dapat diekspresikan melalui seni dan simbol selain kata-kata yang diucapkan, menyentuh jiwa dan hati kita pada tingkat yang paling mendalam.***