Portal Pantura, Tegal– Kelompok Peduli Sampah Mandiri Jaya (SAMJAY) wilayah Desa Margasari Tegal hingga kini terus menunjukkan kiprahnya dalam upaya mengelola sampah secara mandiri.
Bahkan debutnya dalam waktu se tahun, kelompok ini telah berhasil mengurangi beban sampah desa, sistem pengelolaan berbasis komunitas.
Bermula hanya ada 20 pelanggan rumah tangga, kini kelompok SAMJAY melayani lebih dari 200 pelanggan pengangkutan sampah.
Dengan modal satu unit kendaraan roda tiga merek Tossa serta sebidang lahan milik desa sebagai penampungan dan pembakaran sampah, kelompok SAMJAY semakin mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan pemerintah desa.
Sebagai apresiasi atas dedikasi terhadap SAMJAY, Kepala Desa Eko Riyanto pada Rabu 19 Maret 2025 di aula Balai Desa memberikan bantuan melalui sumber Dana Desa tahun 2025 yakni satu unit kendaraan roda tiga tambahan untuk menunjang operasional kelompok.
Ketua Kelompok Mandiri SAMJAY, Agus Umar Hakim, mengungkapkan bahwa proses pengelolaan sampah dilakukan SAMJAY masih secara manual karena ada keterbatasan dana.
“Kami mengangkut sampah dari rumah tangga dan membawanya kelokasi lahan pengolahan dan dibakar menggunakan alat sederhana, yaitu drum yang telah dimodifikasi menggunakan bahan bakar oli bekas,” jelas Agus.
Ke depan, Agus berharap kelompoknya bisa memiliki mesin pengolahan sampah yang lebih modern, ruang pengelolaan yang lebih baik untuk mengatasi adanya lonjakan pelanggan.
“Saat ini tempat pembakaran sampah kami masih terbuka, sehingga belum maksimal dalam pengelolaan. Jika ada dana lebih, kami juga ingin membangun atap penutup dan juga akan melakukan penghijauan sekitar lahan pengelolaan agar lebih ramah lingkungan,” tegasnya
Dengan semangat gotong royong serta dukungan dari berbagai pihak, SAMJAY bertekad untuk terus berinovasi dalam pengelolaan sampah, kelompok mandiri memiliki tujuan akhir yakni menjadikan Desa Margasari minimal tak lagi miliki permasalahan sampah yang pelik.***