HMI Bumiayu Sikapi Persoalan Desa Wadas

PORTAL PANTURA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bumiayu menggelar solidaritas sesama mahasiswa lingkup Bumiayu.

Acara tersebut membahas persoalan yang menimpa warga Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Selain itu, HMI Bumiayu juga berencana menggelar aksi solidaritas untuk warga Desa Wadas.

Dhika dari LBH Semarang yang hadir secara virtual dalam acara tersebut menyampaikan, fakta-fakta yang terjadi di lapangan.

“Tanggal 9 Februari, Aparat kepolisian bersenjata lengkap mulai melakukan penyisiran di beberapa titik seperti Masjid, Balai Desa, Rumah-rumah warga, hingga pos penjagaan warga,” ungkap Dhika.

Tidak hanya itu, warga yang konsisten menolak rencana tambang batuan andesit mendapatkan tindakan represif dari aparat, seperti pemukulan, pemitikan, bahkan 66 warga dan Kuasa Hukum dari YLBHI-LBH Jogja ditangkap tanpa alasan yang jelas.

Apa yang terjadi di Desa Wadas berdampak pada kondisi psikologis warga, dan membuat sejumlah ibu-ibu dan anak-anak mengalami trauma atas kejadian yang berlangsung di Desa Wadas.

Lebih lanjutnya Dhika mengatakan, Negara terindikasi telah melakukan tindakan kejahatan kemanusiaan kepada warga di Desa Wadas.

Hal itu tercermin dari Negara melalui alat kenegaraannya berupa aparat kepolisian telah melakukan tindakan represif dan intimidasi kepada warga wadas yang mempertahankan ruang hidupnya.

“Negara telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia, dengan mengabaikan hak setiap orang untuk hidup, dan mempertahankan hidup serta kehidupannya” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

DMCA.com Protection Status