Portal Pantura, Brebes – Sebanyak 316 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Peradaban Tahun 2024 dilepas oleh Rektor Muh. Kadarisman. Pelepasan dilaksanakan di di Kabupaten Brebes dan Tegal, Kamis (1/2/2024).
Adapun pelepasan dilaksanakan masing-masing di aula empat Kecamatan yaitu Songgom, Margasari, Tonjong dan Pagerbarang.
Dalam kesempatan itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Peradaban Dr Sutarmin M.M mengatakan, pada KKN kali ini tersebar di 31 desa yang ada di Kabupaten Brebes dan Tegal.
Program KKN tahun ini, kata dia, memiliki tema yaitu Penguatan Indeks Pembangunan Manusia Berbasis Aset dan Potensi Desa. KKN ini menitikberatkan pemberdayaan pada tiga bidang yaitu pendidikan, kesehatan, dan kehidupan masyarakat.
“Kuliah kerja nyata berarti mempraktikkan selama perkuliahan kepada masyarakat. Dan kami telah mencanangkan pemberdayaan di tiga bidang guna mendongkrak IPM di Brebes dan Tegal,” jelas dia.
Dia berharap program KKN ini betul-betul dijalankan dengan baik. Mampu melatih diri dalam beradaptasi dan peka terhadap persoalan sosial.
“Berharap selama 35 hari program kerja bermanfaat, karena insan sebagai cendekia yang dapat membantu di masyarakat,” tegasnya.
Wakil Rektor III Universitas Peradaban Dede Nurdiawati, M.Pd menambahkan KKN merupakan momen bagi mahasiswa untuk menempa diri di tengah masyarakat. Ia berpesan kepada mahasiswa agar mampu mengkolaborasikan pengetahuan dan sikap dari hasil pembelajaran di kampus.
“KKN ini merupakan bagaimana mahasiswa mengolaborasikan kemampuan akademik teoritis dengan realitas di masyarakat. Apakah kalian sebagai mahasiswa mampu menginventarisasi dan menganalisis persoalan yang dihadapi oleh para desa atau kelurahan,” katanya.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa untuk manfaatkan KKN ini untuk menciptakan inovasi. Agar, nantinya memiliki kontribusi bagi kehidupan atau masyarakat.
“Saya berpesan kepada kalian agar program kerjanya yang mampu bermanfaat ke lapisan bawah warga. Seperti persoalan stunting, putus sekolah dan lain-lain,” katanya.***