Portal Pantura, Brebes – Paramitha Widya Kusuma, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), kini mempersiapkan diri untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Brebes, Jawa Tengah. Politisi muda yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini lahir di Brebes pada 18 Januari 1992 dan kini berusia 32 tahun. Sejak 2019, ia telah aktif di DPR dan mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah IX, yang meliputi Kabupaten Tegal, Brebes, dan Kota Tegal.
Paramitha memiliki latar belakang politik yang kuat. Ia duduk di Komisi VII DPR, yang berfokus pada isu-isu strategis seperti energi, riset, teknologi, dan lingkungan hidup. Keberadaannya di komisi ini menegaskan perhatiannya terhadap isu-isu global yang relevan, termasuk keberlanjutan energi dan lingkungan, yang semakin menjadi perhatian di tengah perubahan iklim dunia.
Karier Politik yang Terus Berkembang
Karier politik Paramitha Widya Kusuma mengalami perkembangan yang signifikan. Ia menyelesaikan pendidikan di Universitas Islam Sultan Agung dan Universitas Pancasakti, yang menjadi fondasi akademis penting dalam karier politiknya. Menariknya, ia juga merupakan putri dari Indra Kusuma, mantan Bupati Brebes yang menjabat selama dua periode. Keterlibatan ayahnya dalam pemerintahan tentu memberi pengaruh kuat terhadap kiprah politik Paramitha.
Namun, kesuksesan Paramitha tidak hanya bergantung pada warisan keluarganya. Ia dikenal sebagai politisi muda yang memiliki kemampuan dan pemahaman mendalam tentang berbagai isu yang relevan dengan masyarakat. Salah satu fokus utamanya selama menjabat adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pemilihannya, khususnya di Brebes dan Tegal.
Visi Paramitha untuk memajukan wilayah Brebes dan sekitarnya tercermin dalam setiap kebijakan dan program yang ia dorong. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia juga meyakini bahwa akses pendidikan dan kesehatan yang lebih baik akan membawa dampak besar dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat Brebes, yang mayoritas masih berjuang di sektor pertanian.
Langkah Menuju Pilkada Brebes 2024
Keputusan Paramitha untuk maju sebagai calon Bupati Brebes pada Pilkada 2024 menjadi langkah signifikan dalam karier politiknya. Sebagai putri daerah yang memiliki hubungan erat dengan Brebes, ia bertekad untuk melanjutkan pengabdiannya kepada masyarakat setempat. PDI-P, partai yang menaunginya, memberikan dukungan penuh dalam pencalonannya, mengingat basis massa partai yang cukup kuat di wilayah tersebut.
Keluarganya, terutama sang ayah yang memiliki pengalaman dua periode sebagai bupati, juga memberikan dukungan moral yang kuat. Ini menjadi modal penting bagi Paramitha dalam menghadapi persaingan di Pilkada mendatang.
Meski usianya masih tergolong muda, banyak pihak yang menilai bahwa hal ini justru menjadi keunggulan bagi Paramitha. Dengan usia 32 tahun, ia dianggap mewakili generasi baru pemimpin daerah yang diharapkan mampu membawa inovasi dan perubahan positif dalam pemerintahan lokal. Pengalaman sebagai anggota DPR selama lima tahun juga memberinya pengetahuan yang cukup mengenai mekanisme pemerintahan, mulai dari pembuatan kebijakan hingga pengawasan program pemerintah.
Kehidupan Pribadi dan Prinsip Keseimbangan
Di luar kesibukan politik, Paramitha juga menjalani kehidupan sebagai istri dan ibu. Ia menikah dengan Ahmad Saeful Ansori dan telah dikaruniai dua orang anak. Dalam beberapa wawancara, Paramitha sering menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi. Baginya, dukungan keluarga menjadi salah satu pilar utama yang membantunya menjalankan tugas sebagai politisi dengan baik.
Sebagai seorang ibu, Paramitha juga memahami tantangan yang dihadapi kaum perempuan, khususnya dalam hal partisipasi di dunia politik dan publik. Oleh karena itu, ia sering menyuarakan pentingnya keterlibatan perempuan dalam politik dan pemerintahan, serta mendorong kebijakan-kebijakan yang lebih ramah terhadap perempuan dan anak.