Portal Pantura, Brebes – Pemilihan Bupati (Pilbup) Brebes 2024 semakin mendekat dan sejumlah pasangan calon mulai diperbincangkan. Salah satu pasangan yang menarik perhatian adalah Paramitha, yang menggandeng Wurja, S.E. sebagai calon wakilnya. Nama Wurja sendiri cukup dikenal di Brebes berkat pengalaman politiknya dan keterlibatan aktifnya dalam berbagai isu daerah. Siapakah sebenarnya Wurja? Berikut profil lengkapnya.
Latar Belakang dan Kehidupan Pribadi
Wurja lahir di Brebes pada 25 September 1968 dan besar di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan. Ia dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan dekat dengan masyarakat sekitar, terutama di wilayah asalnya. Kedekatannya dengan masyarakat setempat menjadikan Wurja sosok yang akrab di hati warga. Ini menjadi salah satu modal sosial yang memperkuat posisinya di dunia politik lokal.
Dari segi pendidikan, Wurja adalah seorang sarjana ekonomi (S.E.), yang memberikan landasan kuat bagi keterlibatannya dalam bidang ekonomi dan pemerintahan. Kombinasi latar belakang intelektual dan kedekatan sosial ini membuat Wurja menjadi salah satu figur yang diharapkan mampu membawa perubahan di Brebes.
Karir Politik
Karir politik Wurja dimulai dari bawah, menunjukkan bahwa ia bukan sosok yang tiba-tiba muncul di panggung politik. Sebelum menjadi Cawabup, ia menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Brebes dari Fraksi Gerindra, mewakili daerah pemilihan (dapil) III. Daerah pemilihan ini mencakup beberapa kecamatan dengan karakteristik sosial ekonomi yang cukup beragam, memberikan Wurja wawasan yang luas tentang berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
Sebagai anggota DPRD, Wurja aktif dalam berbagai kegiatan legislasi dan pengawasan, terutama yang terkait dengan pembangunan daerah. Salah satu prioritasnya adalah memastikan agar pembangunan di Brebes berjalan sesuai harapan masyarakat.
Posisi Strategis di DPRD
Selama menjabat di DPRD Brebes, Wurja berhasil membangun hubungan politik yang baik dengan berbagai pihak. Keberhasilannya dalam komunikasi politik membawanya ke beberapa posisi strategis di DPRD Kabupaten Brebes. Pada periode 2019-2024, ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Brebes, posisi yang memungkinkannya ikut dalam pengambilan keputusan penting di tingkat daerah.
Selain itu, Wurja juga dipercaya menduduki posisi sebagai Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) dan Wakil Ketua Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Brebes. Kedua badan ini memiliki peran vital dalam pengelolaan anggaran daerah serta musyawarah kebijakan. Dengan pengalaman tersebut, Wurja dipandang sebagai figur yang memahami secara mendalam dinamika politik dan kebijakan daerah, menjadikannya tokoh penting dalam proses pembangunan Brebes.
Visi dalam Pemilihan Bupati Brebes 2024
Keputusan Paramitha untuk memilih Wurja sebagai pendampingnya dalam Pilbup Brebes 2024 tentu memiliki alasan kuat. Pengalaman Wurja dalam pengelolaan anggaran dan musyawarah politik di DPRD membuatnya dianggap mampu melengkapi kepemimpinan Paramitha. Bersama-sama, mereka berkomitmen untuk mendorong perubahan yang lebih baik di Brebes, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur.
Popularitas di Kalangan Masyarakat
Kedekatan Wurja dengan masyarakat menjadi salah satu keunggulan utamanya. Selama bertahun-tahun, ia telah membangun hubungan yang baik dengan berbagai lapisan masyarakat di Brebes, terutama di wilayah pedesaan. Pengalamannya sebagai wakil rakyat memberi pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Hal ini menjadikan Wurja tokoh yang mudah diterima dan disukai oleh banyak pemilih.
Kolaborasinya dengan Paramitha juga dinilai memperkuat posisi mereka dalam Pilbup Brebes 2024. Dengan latar belakang dan pengalaman yang saling melengkapi, keduanya diharapkan mampu menghadirkan pemerintahan yang lebih responsif dan proaktif dalam memenuhi harapan masyarakat.***