Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih transparan dan mengurangi risiko salah perhitungan dalam proses pembelian tanah.
Meningkatkan Literasi Pertanahan
Inovasi digital seperti situs BHUMI menunjukkan upaya pemerintah untuk meningkatkan literasi masyarakat dalam bidang pertanahan.
Fitur-fitur yang ditawarkan tidak hanya bermanfaat bagi pembeli tanah, tetapi juga bagi masyarakat umum yang ingin memahami lebih jauh mengenai status dan nilai tanah di suatu wilayah.
Meski nilai tanah yang ditampilkan di laman BHUMI belum tentu mencerminkan harga pasar, langkah ini tetap menjadi terobosan penting untuk memudahkan akses informasi pertanahan di Indonesia.
Calon pembeli diimbau untuk tetap melakukan pengecekan langsung ke lapangan serta berkonsultasi dengan ahli atau pihak terkait sebelum memutuskan membeli tanah.
Dengan transparansi dan kemudahan akses seperti ini, masyarakat diharapkan dapat melakukan transaksi tanah dengan lebih cerdas dan bijak.***