Jejak digital bersifat permanen, meskipun konten sudah dihapus.
Dalam banyak kasus, jejak ini dapat dengan mudah diakses kembali melalui arsip internet atau penyebaran oleh pihak lain.
Oleh karena itu, sebagai pengguna media sosial, kita harus lebih selektif dan bijak dalam mengunggah maupun mengonsumsi konten digital.
Dampak Buruk Penyebaran Konten Tanpa Verifikasi
Penyebaran konten viral seperti “Video Viral Srikandi” sering kali memancing berbagai respons dari masyarakat.
Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua informasi yang tersebar secara daring dapat dipercaya.
Menonton atau menyebarluaskan video tanpa memahami konteks dapat memperburuk situasi, terutama jika informasi yang beredar bersifat salah atau menyesatkan.
Sebagai pengguna aktif media sosial, masyarakat diharapkan untuk lebih bijak dalam menghadapi konten yang viral.
Tidak hanya demi melindungi diri sendiri dari dampak negatif, tetapi juga demi menjaga etika dan privasi orang lain yang mungkin terlibat dalam konten tersebut.